Showing posts with label japanese restaurant. Show all posts
Showing posts with label japanese restaurant. Show all posts

Saturday, March 21, 2015

Poke Grill: A Simple Pleasure of Japanese Grill

Sebelumnya mungkin Anda sudah familiar dengan Poke Sushi, salah satu restoran fusion sushi dan sashimi di Jakarta. Nah, Poke Group berekspansi dengan menghadirkan Poke Grill. Masih tetap mengusung tema Jepang, kali ini ia mengangkat hidangan BBQ yang tak kalah populer. Konsep restorannya yang sangat kental akan suasana kedai mungil di Jepang pun terasa nyaman dan hangat walaupun kapasitasnya tidak terlalu besar.




Sebagai menu pembuka, Anda akan disambut oleh Amazu Yaki. Ia adalah sepiring mungil akar teratai yang direndam dalam kuah campuran rasa asam, manis, dan sedikit pedas. Fungsinya untuk menetralkan berbagai rasa daging panggang pada main course. Untuk hidangan utamanya sendiri, Poke Grill memiliki Koushi No Ribu (grilled baby back ribs) sebagai salah satu menu andalan. Ia tersedia dalam 7 atau 11 racks, dengan daging yang telah dimasak selama 1,5 jam. Proses ini ditujukan agar berbagai bumbu-bumbu asli Jepang seperti akamiso (miso merah), tobanjan (chilli bean sauce), shoyu, dan goma (wijen) teracik dengan sempurna. Iga pun disajikan dengan bakaran bawang putih, cherry tomato, dan daun mitsuba. Dagingnya terasa betul-betul lembut dan bumbunya pun meresap baik!

Seluruh daging dimasak melalui proses rebus atau panggang langsung di atas arang. Pilihan menu utama lain yang wajib dicoba di sini antara lain Butaniku Garlic Yaki (garlic pork chop), Sake Kama Yaki (grilled salmon head), Ramu Yaki (lamb chop), dan Sanma Yaki (grilled sanma). Semuanya pas sekali dinikmati bersama tiga jenis saus pilihan, yaitu goma sauce, sweet and sour, serta miso sauce.



Tentu saja, Poke Grill juga menyediakan yakitori, si satai BBQ khas Jepang yang terkenal. Setiap tusuknya diolesi saus racikan asin atau manis dan dipanggang antara 5—25 menit. Pilihan favorit di sini adalah Tebasaki (sayap ayam) atau Buta Aspara Maki (asparagus yang dililit dengan bacon). 

Tutup pengalaman kuliner Anda di restoran yang buka dalam dua sesi jam setiap harinya ini dengan si segar Green Tea Jelly, yang ditemani oleh fresh milk dan red bean paste. Oishii!


(photos: Doc. Poke Grill)


Poke Grill
Rukan Permata Senayan Blok H-2
Jl Tentara Pelajar, Patal Senayan, Jakarta Selatan
Ph: 021 5794427
Price range: Rp 7.500 – Rp 195.000
Opening hours: 11.30 – 15.00 (lunch) & 17.00 – 22.00 (dinner)
Twitter: @PokeGrill

Friday, March 13, 2015

Tajima Yakiniku: Japanese Authentic Yakiniku

Di antara deretan tempat makan yang membanjiri kawasan Pantai Indah Kapuk, menyembul satu spanduk besar bergambarkan shabu-shabu dengan isian daging dan sayuran yang menggoda. Ialah yang mengantar saya ke Tajima Yakiniku, yaitu restoran Jepang autentik yang mengunggulkan hidangan populer asal Negeri Sakura tersebut. Ia merupakan cabang pertama dari Jepang hasil kreasi Tajima Masayuki, sosok yang juga dikenal sebagai “Master of Meat” di sana. Dengan pengalaman berpuluh-puluh tahun lamanya, ia menjalankan sebuah toko daging yang senantiasa mengutamakan kualitas dan kesegaran.

Jepang sendiri memiliki tiga kategori premium wagyu terbaik dan Tajima Yakiniku menyajikan dua di antaranya, yakni Masuzaka dan Oumi Beef. Mereka memiliki tekstur daging yang amat lembut tanpa menyisakan alot sama sekali. Lepas dari itu, suasana autentik Jepang pun semakin diperkuat berkat elemen kayu bercorak gelap untuk desain interiornya. Wajah-wajah geisha yang cantik turut terpatri pada lukisan di dinding. Saat saya telah duduk manis di kursi, sang pelayan akan memberikan o-shibori (handuk hangat) sebagai alat pembersih tangan, persis seperti ‘ritual’ yang dilakukan di Jepang.


Nah, sekarang waktunya untuk mencicipi Yakiniku yang dijagokan. Alat panggang yang digunakan adalah arang asli demi mencapai aroma wangi yang lebih pekat. Pada bagian atas terdapat pipa penghisap asap yang menempel ke langit-langit. Psst, pipa-pipa ini juga diboyong langsung dari Jepang, lho. Berikutnya, datanglah rangkaian sayur-sayuran dan daging mentah yang kemudian langsung dipanggang di atasnya. Tajima Yakiniku menggunakan saringan bolong-bolong agar minyak yang keluar langsung jatuh ke bawah dan tidak tercampur dengan bahan-bahan lainnya.

Sebagai penyedap, ada empat jenis saus yang mendampingi. Mereka adalah saus ponzu, lemon, wasabi, dan Tajima Special. Saus ponzu dan lemon yang bercita rasa asam-asam segar pas dipadukan bersama Jo Tongue (lidah sapi), sedangkan wasabi dan Tajima Special yang gurih lebih fleksibel untuk dicocol bersama daging bagian apa pun. Semua bergantung selera. Cita rasanya pun akan semakin keluar di dalam mulut setelah meneguk bir atau shoju yang juga tersedia di sini. Sempurna!



Setelah dibuat terkesan oleh Yakiniku-nya, kini giliran Sukiyaki yang hadir untuk dicicip. Ia terbagi atas tiga pilihan, beef set, pork set, dan mix set. Seringkali di Indonesia, Sukiyaki disamakan dengan shabu-shabu. Namun, ternyata keduanya cukup berbeda, baik dari segi memasak maupun menikmatinya. Maka dari itu, Tajima Yakiniku mengajarkan cara untuk menikmati Sukiyaki dengan gaya khas Jepang. Utamanya adalah dengan mencampur saus Sukiyaki yang berwarna kecokelatan itu dengan segala isian yang diinginkan lalu uniknya, disantap bersama kocokan telur mentah. Awalnya ada rasa ketar-ketir yang menghampiri. Maklum, yang terbayang di kepala adalah aroma telur mentah yang cenderung berbau amis. Namun, setelah membuktikan sendiri dengan mencelupkan daging ke dalam kocokan tersebut, segala pikiran buruk terhapus dalam sekejap! Secara ‘ajaib’, tekstur daging menjadi lebih juicy dan empuk, serta sensasi saus Sukiyaki yang telah meresap di dalamnya pun terasa berimbang. Wow! Teknik serupa juga dapat Anda lakukan pada jamur atau sayur-sayuran.

Oh, ya, setiap set terdiri dari Couple atau Family Course dengan ukuran porsi yang telah disesuaikan. Mereka sudah termasuk appetizer, soup, hingga desserts segar yang dapat Anda pilih. Sekadar rekomendasi, Matcha Ice Cream milik Tajima Yakiniku akan terlalu sayang jika dilewatkan. So, see you there!


(photos: Dok. Tajima Yakiniku)



Tajima Yakiniku
Rukan Crown Golf
Blok D No. 25, 26, 27 Lantai 3
Bukit Golf Mediterania, Pantai Indah Kapuk
Ph: 021 29424980
Opening hours: 11.30 —22.00

Price range:
Rp 10.000,00 — Rp 118.000,00 (a la carte)
Rp 148.000,00 — Rp 599.000,00 (set menu)

Thursday, March 12, 2015

Akira Back: Innovated Japanese

Terlahir dari bakat seorang chef profesional yang telah mendunia, Akira Back yang juga diambil dari nama beliau kini telah menjadi sebuah restoran berkelas yang kerap berinovasi melalui sajian-sajian khusus dan istimewa. Kishi Ereny berbagi cerita. Meski lahir di Korea, Chef Akira Back rupanya  memiliki ketertarikan khusus pada masakan Jepang. Hal ini terlihat dari dua restoran pendahulunya, yaitu Kumi Japanese Bar & Restaurant di Mandala Bay serta Yellowtail di Las Vegas yang mengantarnya pada penghargaan “Best Chef in Las Vegas” oleh Las Vegas Weekly. Selain itu, Chef Akira Back juga dikenal sebagai celebrity chef yang telah menghidangkan hasil karyanya di meja tamu-tamu ternama seperti Bill Clinton, Paris Hilton, dan Fergie.



Nah, kini Anda juga berkesempatan untuk mencicipi istimewanya aneka kreasi ciptaan Chef Akira Back karena restoran Akira Back telah membuka pintunya di Jakarta sejak Mei silam. Terletak di ketinggian Lantai 12 Penthouse MD Place Building, restoran ini menyajikan atmosfer berbeda dari daerah Kuningan yang biasanya rentan akan kemacetan pada hari-hari kerja. Hamparan gedung-gedung beserta kendaraan yang terlihat mungil dari atas dapat menjadi teman Anda saat menyesap segelas signature cocktail kala sore hari. Terlebih lagi, suasana yang akrab akan suasana kayu alami membuatnya terasa nyaman.


Akira Back memiliki areal yang terbagi tiga, yaitu bar, dining, serta VIP room. Kapasitasnya cukup luas, bahkan ia dapat menampung hingga 250 pengunjung. Dengar-dengar, ia juga rutin mengadakan wine pairing. Maka, terdapat pula sebuah wine room pada satu sisi yang dipenuhi oleh botol wine dari berbagai negara seperti Amerika, Italia, dan Spanyol. Sedangkan, pada areal dining berdirilah open kitchen yang menampakkan para chef andal tengah beraksi di baliknya.

Pada saat itu, saya memilih duduk di dekat bar agar berkesan lebih kasual. Setelah saya bertanya-tanya pada waiter untuk rekomendasi menu, sepiring bulat Tuna Pizza pun hadir sebagai appetizer. Dari tampilan saja ia sudah terbilang ‘berbeda’. Tak ada pizza dough tebal berikut topping yang ramai di atasnya. Yang ada hanyalah lembaran-lembaran tuna sashimi yang diiris dengan ketelitian tinggi hingga ketebalannya persis merata. Hmm, aroma truffle oil yang amat khas menyambangi hidung dalam sekejap. Tuna Pizza ini juga mengandung saus ponzu mayo yang semakin memperkuat cita rasanya. Absolutely recommended!


Menu selanjutnya, AB Tacos, pun muncul di hadapan. Ia menggunakan isian wagyu kalbi dan spicy tomato ponzu yang menjadikannya terasa amat juicy. Tesktur ini juga menyeimbangi kulit nachos garing yang menyelimutinya. Kedua appetizer ini tersaji dalam porsi sharing, jadi silakan menikmati sembari berbagi cerita dengan rekan atau kerabat Anda.

Tentunya, sentuhan Jepang juga terasa pada kreasi sushi rolls di Akira Back. Salah satu yang unik ialah Pop Rockin. Sesuai namanya, sushi ini betul-betul menggunakan permen pop rocks yang meledak-ledak di lidah! Ia dipadukan bersama kepiting dan asparagus di dalamnya. Istimewa, bukan?

Kala weekend menjelang, biasanya Akira Back mengundang DJ sehingga para tamu dapat berkumpul hingga malam menjelang. Untuk itu, tak lengkap rasanya jika belum ada segelas cocktail di tangan. Maka silakan saja cicipi segarnya signature cocktails seperti Lychee Lush Lemongrass, Fruity Ramen Martini, atau Doragon Boru yang terbuat dari dragonfruit.

Keunikan Akira Back tak ayal menjadi daya tarik tersendiri bagi Anda yang mendambakan sajian berkelas namun tetap dalam balutan cita rasa yang penuh akan petualangan. Selamat mencoba!


Akira Back Jakarta
MD Place Building, Penthouse / Level 12 
Jln. Setiabudi Selatan No.7
Setiabudi, Jakarta Selatan
Ph: 021 29040777
Price range: Rp 35.000,00 — Rp 2.500.000,00
Twitter: @akirabackjkt

Marutama Ramen: Sensasi Ramen Autentik Jepang

Apa yang membedakan Marutama Ra-men dengan restoran ramen Jepang lainnya? Jawabannya terletak pada kuah murni berbahan dasar kaldu ayam yang dikenal dengan nama Toripaitan.



Sup jenis Toripaitan ini merupakan satu dari lima sup Ra-men berbahan dasar alami autentik dari Jepang. Dari suapan pertama saja telah timbul sensasi rasa gurih dan legit yang dihasilkan dari proses perebusan tulang ayam selama lebih dari lima jam. Buktikan sendiri dalam lezatnya Tamago Ra-men! Semangkuk panas chicken soup Ra-men ini siap disantap lengkap beserta char siew ayam,  rumput laut aosa yang lembut, serta telur bulat setengah matang yang turut meleleh di dalam kuah kaldu ayamnya. Cita rasanya benar-benar nikmat hingga ke sesapan terakhir. Uniknya, di sini Anda bisa refill mie Ra-men seharga Rp12.000,00 saja!

 
Restoran yang telah berdiri di Jepang sejak 2001 ini memiliki tujuh varian ramen istimewa yang worth it untuk dicicip para penikmat ramen, seperti Karashi Ra-men, Miso Ra-men, dan Kakuni Ra-men (non halal). Needless to say, this is by far my all time favorite ramen shop in town. The dishes are beautifully made and the atmosphere simply makes each of my visit feels perfect!


(photos: Doc. Marutama Ramen)



Marutama Ra-men
Plaza Sentral Senayan 1 Building
Basement Floor #10 BC
Ph: 021 5724050
Price range: Rp 58.000,00 — Rp 99.000,00

Twitter: @MarutamaRamen

Cita Rasa Modern Japanese di Yellowfin

menginjakkan kaki di yellowfin serasa mendarat di negeri sakura. kita akan disambut oleh interior hangat bertemakan kayu, mulai dari dinding, meja, hingga frame menu. selain itu, ada pula hiasan-hiasan origami dalam berbagai bentuk dan warna, dilengkapi dengan jejeran aneka majalah berbahasa jepang.

konsep restorannya sendiri adalah sake bar and kitchen. siapa pun yang datang akan disediakan pilihan untuk duduk di sake bar dan menikmati atraksi dari para bartender atau pun di tempat duduk biasa di mana kita dapat melihat aksi dari koki-koki ternama yellowfin dalam meramu masakan yang merupakan perpaduan jepang autentik dan western. yellowfin sendiri memiliki arti ‘ikan ekor kuning’ yang sekaligus merupakan bahan dasar dari beberapa menu andalannya seperti hamachi sashimi dan hamachi jalapeno.



cita rasa japanese modern yang ditawarkan umumnya sesuai dengan lidah kita. variasi menu unik dengan porsi yang cukup besar pun ditawarkan mulai dari asparagus salad with fish roe mayonnaise, salmon pizza, tuna sashimi rice bowl, oyster salsa, 3 stars sushi (salmon roe, sea urchin, monk fish liver) sampai grilled food seperti ebi creamy spicy yaki. untuk minuman tersedia mulai dari beragam juice, cocktails, shochu sampai white dan red wine dengan ‘ramuan’ khusus khas yellowfin. pilihannya tergolong lengkap dan sanggup menggugah selera di tengah teriknya jakarta.

saat itu menu pertama yang saya santap adalah appetizer, spicy tuna salad. salad ini terdiri dari ikan tuna bertekstur lembut yang disajikan dengan lobak jepang (red raddish), negi (daun bawang), dan daun selada. kombinasi apik ini dibaluri yuzu dressing, yang memberikan citarasa sedikit asam dan pedas.

selanjutnya hidangan utama, gindara saikyo yaki. dari namanya pasti kita sudah tahu bahwa bahan utama yang digunakan adalah ikan gindara yang memang sudah terkenal dengan kelezatannya. sebelum disajikan, gindara dimarinasi sehari semalam dan disajikan dengan lotus root. tak sia-sia, rasa gindaranya lembut, sempurna, dengan sentuhan rasa manis yang merata hingga ke dalam lapisan. 





tidak tanggung-tanggung dua menu selanjutnya segera menghadang, spicy tuna burger dan hot! tonkotsu ramen. jangan dikira spicy tuna burger merupakan burger biasa, ia tidak menggunakan burger bun seperti pada umumnya namun diganti dengan sushi rice lengkap dengan nori yang menghimpit daging tuna tebal di bagian tengah plus daun selada segar. ukuran 1 porsinya cukup tebal dan tentunya mampu mengganjal perut. sedangkan  hot! tonkotsu ramen tidak kalah spesial. ramennya dibuat homemade dengan tekstur cukup kenyal namun tetap terasa lembut di lidah. untuk kuahnya, kaldu direbus selama 2 malam sehingga terasa gurih dan benar-benar kental. di sini kita dapat memilih juga tingkat kepedasan ramen yang kita inginkan, lho.

nah, untuk minumannya, ada green tea lemoncelo yang merupakan perpaduan dari vodka dan green tea. rasanya sungguh unik dan nikmat di lidah. selain itu, tokyo grapetini merupakan salah satu varian special dari japanese twist cocktail khas yellowfin. percampuran antara gin, contreau, lime, dan gome syrup yang sungguh menarik. cita rasanya tidak terlalu tajam namun ada sensasi manis yang menghampiri mulut ketika menggigit anggurnya yang berbalut gula.




seluruh bahan makanan yang digunakan oleh Yellowfin merupakan pure home made jadi tidak perlu lagi diragukan kualitas dan kesegarannya. restoran ini juga menyediakan ruang VIP untuk pengunjung yang ingin mengadakan acara atau keperluan meeting. untuk weekend mereka juga menyediakan hiburan DJ pada jumat dan sabtu malam.


(photos: doc. yellowfin)



Yellowfin
Jl. Senopati 1 no. 42, Jakarta Selatan
Ph: 021 7220394
Price range: Rp 22.000 – Rp 300.000 (food), Rp 20.000 – Rp 900.000 (drinks incl. wine)
Opening hours: 11.00 – 01.00 (Weekdays), 10.00 – 02.00 (Weekend)

Wednesday, February 18, 2015

Roba Yakitori: The New Vibe of Japanese Yakitori

Satu lagi restoran khas Negeri Sakura yang memberi warna baru pada dunia kuliner Tanah Air, yaitu Roba Yakitori. Ia merupakan bagian dari PT Pancious Tirta Jaya yang sebelumnya telah mengembangkan brand restoran Pancious. Dengan mengusung konsep Japanese fast-casual dining, Roba Yakitori diambil dari “roba” yang berarti robatayaki (skewers atau satai khas Jepang) dan “yakitori” yang berarti chicken skewers. Ia pun menjadi restoran ‘spesialis’ yakitori pertama di Indonesia yang mendatangkan seluruh bahan makanan langsung dari Negeri Sakura dalam kualitas terbaik.



Interior yang begitu kental dengan suasana warung-warung Jepang semakin menonjol dengan adanya sebuah area khusus bagi pengunjung untuk memilih sendiri jenis yakitori yang diinginkan. Variasinya pun beragam, seperti Chicken Leg Teriyaki, Chicken Skin Shio, Chicken Breast Garlic Mirin, dan Chicken Leg Miso yang dibumbui saus miso nan gurih. Terlepas dari itu, ada pula alternatif beef, salmon, jamur, dan terung. Tak perlu bingung menghadapi banyaknya ragam pilihan yang ada karena tersedia pula Yakitori Bento yang sudah berbentuk paket lengkap.



Sebagai penutup di Roba Yakitori, tak ada salahnya menikmati dessert manis dan segar seperti Matcha Soft Ice Cream atau Banana Katsu untuk memperkaya jelajah kuliner khas Jepang yang berbeda.


(photos: Doc. Roba Yakitori)


Roba Yakitori
Mall Taman Anggrek Lantai 3 #301
Jakarta Barat
Harga: Rp10.000,00—Rp70.000,00

Monday, October 6, 2014

SAKE+: A Destination for Sake Enthusiasts

Mungkin selama ini ada anggapan bahwa sake adalah jenis minuman yang ‘berat’ dan hanya pantas dinikmati pada momen-momen tertentu. Nah, SAKE+ ingin membuang jauh-jauh pemikiran tersebut. Menurutnya, sake juga bisa dijadikan alternatif teman pendamping tatkala Anda ingin sekadar berbagi tawa dengan kerabat dekat atau pun melepas penat sepulang kantor. It can be fun and casual too!



Restoran yang juga ‘bersaudara’ dengan VIN+ ini diselimuti atmosfer Jepang modern yang begitu kental. Menariknya, ketika melangkah masuk, Anda akan disambut oleh deretan botol-botol sake dan wine yang terpajang rapi di rak-rak kayu. Beraneka jenis merek, warna, dan bentuk akan Anda jumpai. Ada pula yang ditata melingkar bak menara. Pemandangan ‘sake market’ ini betul-betul memanjakan mata! Jika ingin membawa pulang sebotol sake atau wine, jangan segan untuk bertanya lebih jauh mengenai seluk-beluknya kepada pegawai yang tengah berjaga. Dengan senang hati mereka akan menjelaskan lebih detail perihal jenis minuman yang Anda cari, atau pun cita rasa yang pas dengan selera Anda, semisal karakter ringan, menyegarkan, dry & smooth, atau pun full-bodied. Range harga per botolnya juga bervariasi, dari rentang Rp 260.000,00 hingga Rp 2.000.000,00.

Untuk menikmati segelas sake, areal yang direkomendasikan tentu saja sebuah bar bergaya Izakaya di bagian dalam. Ia didesain begitu khas, lengkap dengan gentong-gentong minuman bertuliskan huruf Kanji dan lampu mungil bak lampion di tiap-tiap mejanya. Sempurnakan momen tersebut dengan pilihan 4 jenis sake ternama yang diproduksi langsung dari Jepang, yaitu Hakutsuru, Takara, Gekkeikan, dan Ozeki.




Terlepas dari itu, SAKE+ juga tidak main-main soal menu makanan yang ada. Sesi dibagi atas lunch dan dinner. Diracik khusus oleh Chef Asano, setiap sajian yang terhidang begitu lekat akan cita rasa Jepang. Seperti yang tersaji pada Tenzaru Soba. Ia tepat dipilih sebagai menu makan siang karena lengkap, praktis, dan mengenyangkan. Terhidang rapi diatas nampan, isinya terdiri dari mie soba dingin berwarna keunguan, sup Chawanmushi, aneka tempura (udang, ubi, dan sayur), serta potongan buah sebagai penutup. Oh ya, Anda juga bisa memilih udon sebagai pengganti soba.


Jika tak bisa lepas dari daging, maka Gyutan Amiyaki rasanya sah untuk dipesan. Tampilannya biasa saja, selayaknya lidah sapi yang diiris tipis-tipis lalu dipanggang. Namun cita rasa nikmat dan gurih yang ditimbulkannya sukses membuat mulut sulit untuk berhenti mengunyah. Pas sekali disandingkan bersama segelas dingin Choya, yakni Japanese Plum Wine yang terasa crisp di tiap sesapan. Restoran yang terbagi atas 2 lantai ini turut menawarkan Mini Omakase, yaitu hidangan spesial yang dibuat langsung oleh Chef dari bahan-bahan yang tersedia pada saat itu.


Sebelum beranjak, jangan sampai Anda melewatkan kreasi unik sake dan cocktail racikan bartender SAKE+. Semisal Kyuri+, dimana campuran dry sake, gin, casis syrup, strawberry, dan lime juice dituang ke dalam belahan timun, lalu Anda dapat meminumnya langsung dari situ. Suatu pengalaman baru yang menarik, bukan? SAKE+ siap membuka pintunya bagi Anda yang tertarik untuk menjelajah kuliner maupun tradisi Jepang.


(photos by: Hardiman Widjaseno & SAKE+)


SAKE+
Jl Senopati no. 54, Jakarta Selatan
Ph: 021 7250002
Opening hours: 11.00 – 00.00
Average spending: Rp 250.000++ for each person

Monday, September 15, 2014

AWKitchen: Italian Cuisine Meets Japanese Twist

Restoran asal Tokyo yang dimotori oleh seorang celebrity chef ternama ini telah mengundang antisipasi para pecinta kuliner semenjak ia resmi dibuka. Saya pun bergegas kesana untuk mengusir rasa penasarannya.

PASTAHOUSE AWkitchen adalah restoran milik Akira Watanabe yang berasal dari Tokyo, Jepang sejak tahun 2004. Akira sendiri merupakan mantan sosok Master Chef dibalik Global Dining yang menangani Café La Boheme, Tableaux, Stellato, Gonpachi, dan lain-lain. Kini ia khusus memfokuskan diri pada bisnis makanan, termasuk mengukuhkan nama restoran ini yang disingkat menjadi AW.

Terletak di Plaza Senayan, inilah pertama kalinya AWkitchen dibuka di luar negeri selain Jepang. Konsep yang diusung adalah restoran keluarga. Untuk itu area dibagi menjadi 2, yaitu smoking area bagi para tamu yang merokok, serta area non smoking pada sisi belakang untuk yang tidak ingin terkena asap rokok, terutama anak-anak. Tentunya, pembagian ini menjadi nilai plus tersendiri.

 

Nuansa desain interior dipilih dari paduan gaya eksotis dan modern. Seperti sisi langit-langit yang terlihat cantik berkat hiasan lampu-lampu daur ulang kaya warna hasil kreasi beberapa seniman asal Brazil, Spanyol, dan Kolombia, atau eratnya ciri khas Italia yang diwakili oleh selimut bebatuan pada sebagian sudut dinding.

Layaknya di negeri Sakura, AWkitchen di Jakarta juga menganut konsep open kitchen. Maka, para tamu bisa melihat langsung Tanaka Hidekazu (executive chef) dan Hiroshi Sano (sous chef) tengah hilir mudik menyiapkan aneka pesanan dengan ketelitian tinggi. Satu perbedaan yang terletak antara AWkitchen Jepang dan Jakarta adalah hanya disini Anda akan menemukan hidangan pizza. Mereka dimasak langsung di dalam tungku api tradisional untuk memperkuat aroma dan cita rasa yang asli.

Nah, sekarang mari kita beralih ke menu. AWkitchen membaginya atas beberapa kelompok, diantara lain cold appetizer, hot appetizer, cold pasta, pasta, risotto, dan lain-lain. Dari cold appetizer terdapat beberapa nama seperti Black Angus Beef Tataki with Soy Truffle Sauce dan Salmon Salad with Arugula Fresh Orange. Sedangkan untuk hot appetizer ada Dory Fish Potato Pancake atau ‘Soup of The Day’ yang dapat Anda tanyakan langsung pada saat berkunjung. 




Ternyata, kekuatan AWkitchen terletak pada kreasi-kreasi cold pasta yang terbuat dari homemade pasta serta bahan-bahan yang begitu segar. Jangan lewatkan lezatnya Cappelini Genovese with Sea Urchin dan Cappelini in Lemon Cream Sauce with Crab and Code Roe sebagai pilihan main course utama Anda. Jika mengidamkan pasta yang kaya akan saus, tenang, AWkitchen telah menyiapkan 3 macam homemade sauce yang menggugah, yaitu cheese & cream, tomat, serta kombinasi garlic, oil & cayenne. Cita rasa yang diramu oleh bahan-bahan alami berkualitas membuat tiap sajian terasa ringan namun tetap berkarakter kuat.

Seperti untuk menu ikan, misalnya. Sengaja tertulis di buku menu ‘catch of the day’, sebab jenis ikan yang ditawarkan memang tergantung dari yang tersedia saat itu. Selain itu, AWkitchen juga menawarkan hidangan ayam organik yang dipanggang dengan wasabi pepper sauce, menghasilkan rasa yang tak hanya nikmat tapi juga unik.



Suasana nyaman semakin didukung oleh pelayanan yang ramah dan sangat helpful. Jangan segan bertanya mengenai menu-menu bernama cenderung ‘asing’, karena para pelayan akan sigap membantu menjelaskannya kepada Anda. Akhirnya, kunjungan pun ditutup sempurna oleh sajian Banana and Strawberry Tiramisu yang manis nan lembut. Rasa-rasanya AWkitchen sukses memenuhi ekspektasi lewat segala keunikan dan kelebihan yang dibawanya.


(photos: Doc. AWkitchen)


AWkitchen
Plaza Senayan Level P4
Ph: 021 5790 6071
Opening hours: 10.00 – 22.00
Average Spending per person: Rp 100.000 – Rp 250.000
Twitter: @awkitchen_jkt

Sunday, September 14, 2014

Ikuze: Pop Arts, Great Fusion & Kanpai!

Awalnya, saya sempat dibuat kebat-kebit oleh ‘gerbang kayu’ raksasa yang membuat restoran satu ini terlihat bak sebuah kerajaan kecil yang eksklusif. Namun pikiran tersebut langsung terbuang jauh-jauh ketika ia tiba di dalamnya.

Modern dan friendly! Begitulah kesan yang saya tangkap ketika melangkahkan kaki ke restoran yang sebelumnya juga ada di Epicentrum Kuningan ini. Sepanjang mata memandang, sebagian besar dinding di Ikuze dilapisi oleh lukisan-lukisan komikal bergaya Jepang kental dengan corak warna-warna cerah. Semuanya terpatri begitu detil, bagaikan pop art modern yang memberi kesan santai serta playful pada atmosfernya.


 

Uniknya, di Ikuze Kemang Village ini ada jejeran food stalls yang terbagi sesuai dengan jenis masakannya masing-masing, seperti grilled stall atau sushi stall. Sehingga, para pengunjung pun dapat menyaksikan sendiri proses pembuatan makanan mereka secara lebih seksama. Tak hanya itu, suasana bak street food di Jepang pun terbangun dengan apik disini. Lampion-lampion merah menggantung di langit-langit, lengkap disertai pepohonan sintetis yang benar-benar membuat Anda serasa tengah ‘berkelana’ ke suatu sudut kecil di negeri Sakura yang dipenuhi oleh warung-warung makan pinggir jalan di sekelilingnya. Istimewa, bukan?

 Para pelayan berbalut kimono nampak sibuk mondar-mandir dengan nampan kayu di tangan. Sekaranglah saat yang tepat untuk mulai mencicipi kreasi modern Japanese fusion food by Ikuze! Tanpa basa basi, saya langsung memilih Sushi sebagai starter. Maka, hadirlah Crazy Crab Shake Roll di hadapan. Tampilannya saja sudah menggiring air liur di dalam mulut. Bagaimana tidak, rentetan panjang sushi dengan potongan besar-besar itu nyaris ‘tenggelam’ dalam limpahan mayonnaise, thousand island, serta yang membuatnya unik, taburan abon ayam di atasnya. Sedangkan di dalam tiap-tiap potongan sushinya sendiri penuh sesak akan isian crab stick, timun, dan salmon segar. Dalam satu gigitan saja, paduan rasa creamy, gurih, serta crunchy berkat telur-telur ikan yang ‘meletus’ di lidah terasa ‘meledak’ di dalam mulut! Wow, it just tastes great and definitely a must try! 


 
Beralih ke menu berikutnya yang tampil tak kalah cantik, hadirlah Crazy Tempura Morimoto. Dalam satu mangkuk besar ini hadir beberapa jenis tempura sekaligus, sebutlah tempura udang, scallop, snapper fish, jamur shiitake, dan baby carrot. Uniknya, Ikuze tidak menggunakan saus kecap asin seperti menu tempura kebanyakan, melainkan Blue cheese dressing sebagai pengganti. Yup, dressing ini memiliki cita rasa serupa akan mashed potato berkat kandungan kentang di dalamnya, dan semakin sempurna karena dipadu oleh blue cheese dengan rasa asin keju yang lebih gurih. Tak disangka, renyahnya tempura melebur cantik dengan si Blue cheese dressing ini. Benar-benar satu karya fusion yang sayang jika dilewatkan begitu saja.

 
Belum puas dimanja oleh dua menu andalan sebelumnya, kini datanglah si primadonna, Ikuze Hambagu. Bentuknya sedikit mengingatkan akan burger, tapi ia memiliki base nasi Jepang yang tercetak bulat utuh. Diatasnya terdapat dua lapis beef patty, telur mata sapi, serta taburan rumput laut. Yang lebih membuatnya istimewa adalah saus kecokelatan di sekelilingnya yang ternyata terbuat dari kedelai hitam dan jamur. Rasanya sedikit tajam, namun ada sentuhan asin dan manis dari bumbu-bumbu yang khas. Nikmat sekali disantap selagi panas!

Perut kenyang, saatnya beralih ke bar kayu dengan lampu neon bertuliskan “Kanpai!” (dalam bahasa Jepang bermakna: “Cheers!”) yang terletak di sudut restoran. Disini kita dapat bersantai sembari memilah milih sake, cocktail atau mocktail yang tepat untuk menemani kala sore hari. Segelas Sap of Lily rasanya pas sekali bagi para pecinta buah, karena ia terbuat dari racikan yoghurt, jeruk, leci, susu, dan sentuhan melon syrup. It’s creamy and fresh!


Jika mulut masih ingin ngemil-ngemil cantik, Ikuze menyediakan desserts manis seperti Green Tea Cold Crepes with Kiwi & Melt Choco atau Ogura Chocolate Banana. Hmm.. iri kan? Silahkan saja tancap gas ke Ikuze Kemang Village!


(photos by: Sofyan Effendi)


Ikuze
Kemang Village Lt. UG Unit 00.01
Ph: 021 295 283 56
Price range: Rp 15.000,00 – Rp 280.000,00
Twitter: @IkuzeJakarta