Monday, September 15, 2014

The Belly Clan: Cita Rasa Berbagai Belahan Dunia

Terletak dalam sebuah bangunan yang berdiri di tengah jantung ibukota membuat The Belly Clan luput dari perhatian. Padahal, restoran ini memiliki rangkaian keunikan kuliner yang menarik untuk dieksplorasi. So let us explore!

Atmosfir teatrikal yang cukup kental menyambut kedatangan para pengunjung. Dari luar, daun-daun menjulur yang membuatnya nampak bak taman hijau dalam kota. Di dalamnya sendiri, sepanjang mata memandang dinding restoran ini terbalut batu bata putih, serta terdapat hiasan lampu berbentuk tulisan khas kafe-kafe vintage New York tahun 50an di pojok ruangan ini. Uniknya, selain konsep bar dan semi-open kitchen yang akhir-akhir ini mulai sering diusung berbagai restoran, The Belly Clan juga membangun sebuah dessert bar, yang khusus diperuntukkan bagi para penikmat sajian pencuci mulut untuk menyantap kreasi dessert The Belly Clan sembari bersantai.



Nama “The Belly Clan” sendiri bermakna sekumpulan orang yang mencintai dunia kuliner, termasuk mengusun misi menggabungkan kekayaan citarasa makanan dari berbagai belahan dunia. Restoran ini pun mengangkat konsep Asian fusion yang dilebur dengan selera Western. Selain memenuhi selera lidah orang Asia, ia juga tidak meninggalkan sentuhan rasa khas Barat di dalamnya. Penasaran? 

Mari kita mulai dengan menu pembuka Mini Asian Sloppy Joes! Modifikasi American dish ternama Sloppy Joe yang serupa dengan burger, namun  menggunakan daging cincang yang telah sedikit dihaluskan tanpa meninggalkan tekstur daging yang renyah. Sesuai namanya, Mini Asian Sloppy Joes kreasi The Belly Clan ini berukuran mini, dengan tambahan telur setengah matang, mayo, saus tomat, dan salada khas isian roti lapis. Disantap bersama potato chips sebagai side dish, menu ini tak hanya gurih tapi juga bergizi.



The Belly Clan juga turut bermain dengan hidangan terkenal Singapura, yaitu Chili Crab, yang dipadupadan dengan Fetuccini. Rasa pedas yang dikeluarkan dari bumbu kepiting tersebut terasa pas ketika dikecap bersama pasta asal Italia tersebut. Mau yang lebih tak biasa? Cobalah Soba Carbonara! “Mie” dingin asal Jepang dengan warna keunguan sebagai cirikhasnya ini diramu dengan saus Carbonara creamy, tak ketinggalan beef bacon, bell peppers, cheese parmesan, dan crispy basil leaves yang meninggalkan aromatic aftertaste bagai mint dan merica.

Jangan salah, restoran yang dipandu oleh Chef Hengky Efendy yang telah berpengalaman sebagai ‘anak buah’ Gordon Ramsay ini tidak meninggalkan citarasa kuliner kebanggaan negeri sendiri dalam menunya. Dibuktikan dalam salah satu sajian jagoan The Belly Clan, Short Rib Angus Cabai Hijau. Ya, sambal cabai hijau yang biasanya Anda temui di masakan Padang itu kini telah menjadi teman padu-padan Angus beef pilihan tanpa kehilangan karakteristik pedas-nikmatnya yang sudah familiar di lidah kita.


Sebagai penutup, The Belly Clan memiliki koleksi dessert yang mungkin juga cukup jarang Anda temui sebelumnya. Misalnya, Pannacota with Black Sesame Sauce (vanilla pannacota dengan siraman saus wijen hitam yang menimbulkan sensasi asin dan gurih), atau Bread and Butter Pudding with Butterscotch Sauce hangat yang dinikmati bersama Vanilla Ice Cream. LOVE IT!

Jangan lewatkan kesegaran signature drinks spesial hasil racikan The Belly Clan. Ada Bananarama, Fashion Kiwi, Belly Rainbow, dan Madame Choo. Jika ingin mencoba wine, di sini tersedia lebih dari 200 jenis koleksi wine. Masih ingin tahu menu-menu unik lain yang ‘tersembunyi’ di sini? Silahkan kunjungi The Belly Clan!


(photos: Doc. The Belly Clan)


The Belly Clan Eatery & Bar
Lobby Intiland Tower, Jln. Jend. Sudirman, Kav. 32, Jakarta
Ph: 021 57906000
Opening Hours: 10.00 – 24.00 (Weekdays), 10.00 – 02.00 (Weekends)
Average Spending: Rp 100.000,00 – Rp 200.000,00 for each person